10 Februari 2011

Retribusi Parkir Ampera Bocor


Retribusi parkir di bawah Jembatan Ampera ternyata tidak sepenuhnya masuk menjadi pendapatan asli daerah (PAD). Dengan jumlah kendaraan yang cukup banyak setiap harinya, pendapatan yang didapat Pemkot hanya Rp 6-10 juta perbulannya. Hal ini diungkapkan Wali Kota Palembang, H Eddy Santana Putra, usai menghadiri paparan dari PT Prima Cipta Perdana tentang parkir progresif. “Selama ini memang ada kebocoran. Soalnya, pendapatannya hanya Rp 6-10 juta, padahal kendaraan di Kota Palembang ini sangat banyak sekali khususnya yang parkir di kawasan bawah Jembatan Ampera. Dengan diberlakukannya tarif progresif tersebut, diharapkan bisa menambah PAD Kota Palembang,” papar Eddy. (ika)

Foto: Kawasan peparkiran bawah Jembatan Ampera